keknya isi note ini udah banyak yang nulis tapi, apa salahnya melihat dari perspektif seorang Sarah Budiyani? iya gak? *hehehe* mmmm… keknya di umur twenty something (berdasarkan note saudari Christanita Lily Karinda) kita memang menghadapi dilema hidup. seperti apa yang disebut masalah: kenyataan dan harapan yang berbeda. Ya, seperti layaknya manusia, kita punya harapan apalagi di usia kita yang twenty something ini dan dengan latar belakang pendidikan yang kita punya, kita juga punya idealisme. Masalahnya adalah setelah kita keluar dari tembok jenjang pendidikan S1 itulah kita akan menemukan kenyataan yang berbeda dan idealisme yang mulai perlahan-lahan runtuh. Kalo kita hidup di jaman dulu (yang tingkat lulusan S1nya masih sedikit dan populasi Indonesia yang masih sedikit pula) mungkin kita bisa berpikir secara sederhana. lulus-kerja jadi PNS-nikah-punya anak-pensiun-keliling dunia (lebay) tapi itulah garis besarnya berpikir sederhana yang mungkin masih dipegang teguh oleh beberapa teman-teman sekalian. namun, sekarang kita dihadapkan dengan berbagai kenyataan yang pelik! tingkat sarjana pengangguran membumbung tinggi, dunia yang mulai terglobalisasi yang menyebabkan kita harus mampu bersaing dengan jutaan manusia dari belahan bumi lain. Pertanyaan yang lalu muncul: Bagaimana saya bekerja? saya mau kerja apa? apa sih yang saya mau? wuidiiih.. jujur saya pun masih belum tau apa yang saya mau. Yang saya tau, saya termasuk orang yang suka berpetualang dan berkompetisi. Beruntunglah bagi kalian yang tau apa yang kalian mau. Kalau kalian termasuk kategori sudah tau yang kalian mau, maka fokuslah di bidang tersebut, jangan berpaku pada gaji. when you love something, you tend to do those things with all your heart, even if you get some money out of it, it’s because you love what you do, money is not the reason. tapiiiii, bagi orang yang belum tau apa yang kalian mau atau kalian butuh modal untuk mencapai tujuan hidup kalian, maka gak usah risau kalau kalian keluar jalur… gak usah peduli juga omongan orang yang “ih ngambil jalur kerjaan orang lain”, “ih lulusan ini kok kerjanya kek gini”.. DUDE, the person who knows yourself is YOU! you don’t need somebody to tell you this and that. entah kerja apapun kalian, dengan gaji apapun kalian.. saya harap kalian tidak mempedulikan omongan-omongan miring tentang itu. mencari duit sebanyak-banyaknya itu gak salah kok asalkan itu halal, yang penting malah kita gak ngerepotin orang lain.
mau kalian ngincer gajinya doang kek, menurut saya itu gak masalah karena toh, along the way you might find what you like and you already have the capital to build it.
so, bolehlahyaw berdilema-dilema.. tapi, do it wisely and be yourself…
semakin banyak pengalaman, semakin tau apa yang kamu mau dengan membanding-bandingkan pengalaman-pengalaman kerjamu!
OIA, jangan mau kalah sama sumber daya manusia yang dari luar negeri! banyak-banyak belajar dari mereka kenapa mereka bisa lebih daripada kita!
So, start looking for a job!!
Semangat ya kawan!
Sarah Budiyani

